Postingan

Menampilkan postingan dengan label cooking

Ayam nya Korea

Gambar
Salah satu hal positif dari menjadi bagian dari Korean wave adalah munculnya keinginan untuk menjajal makanan Korea. Seriusan deh, coba nanya temen sekitar yang doyan ngikutin -atau setidaknya pernah ngliat- korea korea an (entah drama, musik, reality show, fashion, teknologi, atau apa aja lah), pasti mereka pengen nyobain makanan Korea. Konsekuensi positif dari banyaknya minat orang buat nyobain makanan korea adalah banyak muncul restoran restoran korea. Konsekuensi negatifnya adalah dompet jebol ciiiin karena menu makanan korea mahaaaal. Sekali dua kali boleh laaaah, tapi tapi tapi tapi menu makanan korea kan segudaaaaang. Bakalan butuh lebih dari sekali dua kali buat bisa nyobain makanan -yang kalo liat di drama sama reality show sumpah keliatan enak banget- itu. Keterpepetan ini lah yang membuat ide 'kenapa ngga bikin sendiri' muncul. Gayung pun bersambut... ada temen yang temennya bisa dititipin buat beli gochujang. Langsung deeeh nitip satu. Kan gochujang itu kayak ma...

Nasi telah menjadi bubur

Gambar
Bukan. ini bukan cerita sedih di hari minggu tentang penyesalan tiada akhir kok. Ini tentang cerita terbentuknya sepanci bubur lezat dari segelas beras bercampur 12 gelas air. Entah kenapa tiba tiba pengen bikin bubur. Enggak lagi sakit dan nggak lagi bikinin orang sakit. It's just because i want to. Awalnya semangat banget nyiapin:  1. secangkir beras cuci bersih  2. 10 cangkir air  3. dua lembar daun salam  4. setengah bungkus kaldu instan, sebut saja Royco Itu semua di masak di atas api sedang sampe bosen. Beneran sampe bosen. Karena bikin bubur ternyata lama banget. Untuk secangkir beras aja butuh waktu hampir 90 menit. Berarti kalo sampe ada orang bilang nasi telah menjadi bubur itu, dia telatnya kelewatan banget nget nget. Terlambat menyelesaikan masalah, terlambat memaafkan, terlambat mengambil kesempatan, semua terlambatnya udah kelewat lama. Makanya udah ngga bisa di ulang jadi nasi lagi. Kelamaan! Basi! Anyway, ini dia jadinya setelah bermenit...

Tentang Instan dan Puding

Gambar
Di jaman yang serba digital ini, banyak orang yang mendambakan keinstanan. Semua serba cepet, minim energi, minim usaha, tapi hasil maksimal. Padahal Tuhan yang Maha Hebat itu aja bikin bumi langit dan seisinya dengan proses. Bukan karena Dia nggak hebat. Tapi Dia mau ngajarin kita kalau berproses itu penting dan semua emang membutuhkan proses, usaha, perjuangan, dan lain lain. Contoh aja mi instan. Kita tahu sendiri, mi instan yang katanya instan aja butuh direbus. Dan merebus itu butuh waktu. Proses itu membutuhkan waktu. Tapi inget juga, mi yang proses ngrebus nya kelamaan jadi nggak enak. Tapi emang sih, sekarang ini manusia udah dimudahkan hidupnya dengan banyak hal yang serba instan. Salah satu contohnya adalah soal makanan. Salah satu contohnya lagi adalah masalah puding. Sekarang makan puding coklat ber-vla enak ala restoran cepat saji ngga melulu harus ke tempat makan sebut saja KFC. Bikin sendiri juga bisa. Bahkan banyak kelebihannya. 1. Posrsi lebih besar 2. Porsi le...

Masak dan percobaan

Memasak itu sama aja kaya di ruang laboratorium. Kalo udah laboratorium berarti itu tentang mencoba dan percobaan. Campur sana campur sini. Nambah itu dan itu. Yang pasti sih ada urutan pengerjaan yang harus diikuti dengan benar supaya hasilnya bisa maksimal. Meski ada juga yang bilang kalo masak itu seni dan setiap orang punya caranya masing-masing. Anyway, apapun itu, masak bisa jadi sebuah pleasure yang untuk sebagian orang merupakan bagian dari hidup mereka.